Showing posts with label motivasi ipa. Show all posts
Showing posts with label motivasi ipa. Show all posts

Monday, 17 August 2015

Faktor Pendorong Timbulnya Osteoartritis


Faktor Pendorong Timbulnya Osteoartritis

Faktor Primer

Faktor primer terjadi melalui proses yang alami seiring dengan bertambahnya usia yang menyebabkan tulang rawan semakin tipis, hal ini merupakan faktor yang seiring terjadi ketika seseorang mengalami penyakit pengapuran sendi

Faktor sekunder

Terjadi akibat pasien pernah memiliki riwayat cedera yang menyerang sendi dan memiliki riwayat obesitas, Akibatnya sendi tak mampu lagi menopang berat badannya
Faktor risiko lain
Seperti riwayat keluarah dengan OA, pekerjaan yang membutuhkan jongkok atau berlutut lebih dari satu jam perhari, pekerjaan mengangkat berang, naik tangga, atau berjalan jauh .

Faktor Trauma sendi

Olahraga yang mengakibatkan trauma pada sendi, seperti sepakbola, basket, atau voli
Penyakt lain
Beberapa penyakit lain yang bisa menimbulkan osteoartaris sekunder, antara lain, artiris rheuamatoid, gout, dan hemofilia.
Ayo cegah apa yang kita bisa, mencegah itu lebih baik dari pada mengobati . 

sumber : koran republika

Semoga bermanfaat J

Wednesday, 25 March 2015

Gerak Refleks

A.     Gerak Refleks
Gerak tubuh dapat dibedakan menjadi dua, yaitu gerak yang disadari dan gerak yang tidak disadari. Pada gerak yang disadari, jalur yang dilalui impuls adalah sebagai berikut
Reseptor                syaraf sensorik            otak                 syaraf              motorik           efektor    
Gerak yang ditimbulkan oleh peristiwa refleks disebut gerak refleks. Jarak terpendek yang dilalui impuls untuk gerak refleks disebut lengkung refleks, jalur yang dilalui impuls adalah sebagai berikut :
Reseptor                neuron sensorik          sumsum belakang                   neuron motorik       efektor.
II.           Sistem dari kata hormaen : memacu atau menggiatkan adalah getah yang dihasilkan oleh suatu kelenjar dan langsung diedarkan oleh darah.
Fungsi hormon :
1.      Mengatur homeostasis
2.      Memacu pertumbuhan
3.      Reproduksi
4.      Metabolism
5.      Tingkah laku







Macam-macam syaraf

Macam-macam Sel Syaraf (neuron)
1.      Sel syaraf sensori (neuron aferen)
Dendrit berhubungan dengan reseptor dan neuritnya dengan dendrite neuron lain. Fungsi neuron ini adalah menghantarkan impuls dari reseptor ke pusat susunan syaraf
2.      Sel syaraf motori (neuron efektor)
Dendritnya berhubungan dengan neurit neuron lain. Sedangkan, neuritnya berhubungan dengan efektor atau alat tubuh pemberi tanggapan terhadap suatu ransgangan. Fungsi neuron ini adalah menghantarkan impuls motorik dari susunan syaraf pusat ke efektor.
3.      Sel syaraf konektor (neuron konektor)
Sel syaraf ini merupakan penghubung antara neuron yang satu dan neuron yang lain.
4.      Neuron adjustor
Sel syaraf ini merupakan penghubung antara neuron sensorik dan neuron motorik yang terdapat di dalam otak dan sumsum tulang belakang.
a.      Serabut syaraf yang hanya terdiri atas neuron sensorik dan motorik yaitu syaraf ke 5, 7, 9, dan 10
1.      Serabut syaraf sumsum tulang belakang
Serabut syaraf sumsum tulang belakang merupakan gabungan syaraf sensorik dan syaraf motorik. Serabut sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang.
A.     System Syaraf Otonom
Sistem syaraf otonom atau syaraf sadar merupakan gabungan dari neuron sensorik dan neuron motorik, sistem syaraf ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :
1.      Syaraf Simpatis
Berpangkal sehingga disebut torakolumbal, fungsinya adalah untuk mengaktifkan berbagai organ tubuh agar bekerja otomatis.
2.      Syaraf Parasimpatis

Serabut syaraf ini berpangkal pada sumsum lanjutan atau medulla oblongata dan disakrum. Sifat kerja sistem syaraf ini berlawanan dengan syaraf sifat kerja syaraf simpatis.

Tuesday, 24 March 2015

Pengertian METABOLISME SEL


METABOLISME SEL
            Semua makhluk hidup memerlukan energy. Energy tersebut digunakan untuk tumbuuh, bergerak, mencari makanan, mengeluarkan sisa-sisa makanan, menanggapi rangsangan, dan reproduksi.
Metabolisme merupakan seluruh proses perubahan seluruh proeses perubahan reaksi kimia yang berlangsung di dalam tubuh atau bagian tubuh makhlluk hidup. Metabolisme berasal dari bahasa yunani metabole = berubah.

            Metabolism dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu reaksi penyusunan (anabolisme) dan reaksi penguraian (katabolisme). Metabolisme dilakukan untuk memperoleh energi, menyimpan energi, menyusun bahan makanan, merombak bahan makanan, membentuk struktur sel, merombak struktur sel, memasukkan dan mengeluarkan zat-zat, melakukan gerakan, menanggapi rangsangan dan berproduksi.

Macam-Macam Kelenjar


Macam-Macam Kelenjar
1.      Kelenjar Hipofisis
a.      Hormon somatrotrof, menstimulasi pertumbuhan
b.      Hormon laktogen, merangsang kelenjar susu
c.       Hormon treotrop, merangsang sekresi kelenjar tiroid
d.      Hormon adrenotropin, merangsang dan mengendalikan inkresi kelenjar korteks adrenal.
e.      Hormon gonadotropic, merangsang hormon kelamin
2.      Kelenjar Tiroid
Hormon yang dihasilkan adalah tiroksin.
Fungsi :
a.      Mempengaruhi metabolisme sel
b.      Mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan dan dferensiasi jaringan tubuh
3.      Kelenjar paratiroid
Hormon yang dihasilkan parathormon
Berfungsi mengatur pertukaran zzat kafur dan fosfor darah
4.      Kelenjar Timus
Hormon yang dihasilkan adalah hormon somatotrop
5.      Kelenjar adrenal
Menghasilkan hormon kortison dan hormon adrenalin.
Fungsi Hormon adrenalin :
a.      Memacu aktivitas jantung
b.      Mengendurkan otot polos batang tenggorokan
c.       Memacu pamecahan glikogen
6.      Kelenjar Langerhans
Menghasilkan hormon insulin
7.      Kelenjar Kelamin
a.      Pada pria menghasilkan hormon testosteron
b.      Pada wanita menghasilkan hormon estrogen dan progesterone



Susunan Sistem Syaraf Manusia


A.     Susunan Sistem Syaraf Manusia
Sistem syaraf manusia terdiri atas sistem syaraf sadar dan sistem syaraf tak sadar (otonom). Sistem syaraf terdiri atas sistem syaraf pusat dan sistem syaraf tepi. Syaraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang, syaraf tepi terdiri atas serabut syaraf otak dan serabut syaraf sumsum tulang belakang. Sedangkan sistem syaraf otonom terdiri atas sistem syaraf simpatis dan parasimpatis.
1.      Otak
Otak terletak di depan sumsum tulang belakang. Pada manusia perumbuhan otak lebih bai daripada pertumbuhan sumsum tulang belakang. Otak sebagai pusat syaraf terbagi atas beberapa bagian yaitu :
a.      Otak besar (cerebrum), merupakan bagian terbesar dari otak. Otak besar terdiri atas empat bagian yaitu bagian belakang merupakan pusat penglihatan, bagian samping merupakan pusat pendengaran, bagian tengah merupakan pusat pengatut kerja kulit, otot terhadap pengaruh panas, dingin, sentuhan, tekanan, dan antara bagian tengah dengan bagian belakang merupakan pusat perkembangan kecerdasan, ingatan, kemauan, dan sikap.
b.      Otak tengah
Letak otak tengah didepan jembatan varol. Otak tengah merupakan lobus optic yang merupakan pusat reflex mata dan pendengaran.
c.       Otak kecil (cerebellum)
Letak otak kecil adalah di sebelah bawah belakang otak besar. Fungsi otak kecil adalah sebagai pusat keseimbangan.
2.      Sumsum
Sumsum merupakan pusat syaraf yang letaknya di belakang otak. Sumsum dibedakan menajdi dua, yaitu sumsum lanjutan atau medulla oblongata dan sumsum tulang belakang.
Sumsum tulang belakang dan otak terbungkus oleh selaput yang disebut meninges. Meninges terdiri atas tiga lapis yaitu :
1.      Durameter, selaput yang melekat pada tulang.
2.      Paimeter, selaput yang melekat pada permukaan sumsum
3.      Araknoid, selaput yang terletak diantara durameter dan paimeter.
B.      Sistem Syaraf  Tepi
Sistem syaraf tepi terdiri atas serabut-serabut syaraf yang menghubungkan pusat dengan alat-alat tubuh. Serabut syaraf yang keluar dari otak disebut serabut syaraf otak, sedangkan yang keluar dari sumsum tulang belakang disebut serabut syaraf sumsum tulang belakang.
1.      Serabut syaraf otak
Serabut ubu berjumlah 12 pasang yang keluar dari otak, yang dikelompokkan menjadi 3 bagian yaitu :
a.      Serabut syaraf yang hanya terdiri atas neuron sensorik yaitu syaraf ke 1, 2, 3 dan 8

b.      Serabut syaraf yang hanya terdiri atas neuron motorik, yaitu syaraf ke-3, 4, 6, 11, dan 12 

Macam-macam Sel Syaraf (neuron)

Macam-macam Sel Syaraf (neuron)
1.      Sel syaraf sensori (neuron aferen)
Dendrit berhubungan dengan reseptor dan neuritnya dengan dendrite neuron lain. Fungsi neuron ini adalah menghantarkan impuls dari reseptor ke pusat susunan syaraf
2.      Sel syaraf motori (neuron efektor)
Dendritnya berhubungan dengan neurit neuron lain. Sedangkan, neuritnya berhubungan dengan efektor atau alat tubuh pemberi tanggapan terhadap suatu ransgangan. Fungsi neuron ini adalah menghantarkan impuls motorik dari susunan syaraf pusat ke efektor.
3.      Sel syaraf konektor (neuron konektor)
Sel syaraf ini merupakan penghubung antara neuron yang satu dan neuron yang lain.
4.      Neuron adjustor

Sel syaraf ini merupakan penghubung antara neuron sensorik dan neuron motorik yang terdapat di dalam otak dan sumsum tulang belakang.